Menjalankan Starlink Exporter secara otomatis saat Raspberry Pi boot adalah langkah penting agar monitoring tetap berjalan tanpa perlu manual start setiap kali perangkat dinyalakan. Cara paling stabil dan direkomendasikan di Linux adalah menggunakan systemd service.
Artikel ini membahas langkah lengkap, sederhana, dan aman untuk membuat Starlink Exporter auto-start di Raspberry Pi.
Apa Itu Starlink Exporter
Starlink Exporter adalah aplikasi yang mengambil data dari perangkat Starlink dan menyediakannya dalam format metrics untuk sistem monitoring seperti Prometheus.
Biasanya dijalankan manual dengan perintah:
./starlink-exporter-arm64 --port 9817
Agar tidak perlu menjalankan perintah ini setiap reboot, kita akan membuatnya berjalan otomatis.
Persiapan Awal
Pastikan:
- Binary
starlink-exporter-arm64sudah ada - Raspberry Pi menggunakan OS Linux (Raspberry Pi OS / Debian-based)
- Sudah bisa menjalankan exporter secara manual tanpa error
1. Pindahkan Binary ke Lokasi Standar
Agar lebih rapi dan mudah dikelola, pindahkan binary ke direktori sistem:
sudo mv ~/prometheus/starlink-exporter-arm64 /usr/local/bin/starlink-exporter-arm64
Berikan izin eksekusi:
sudo chmod +x /usr/local/bin/starlink-exporter-arm64
2. Buat File Service Systemd
Buat file service baru:
sudo nano /etc/systemd/system/starlink-exporter.service
Isi dengan konfigurasi berikut:
[Unit]
Description=Starlink Exporter
After=network.target[Service]
ExecStart=/usr/local/bin/starlink-exporter-arm64 --port 9817
Restart=always
User=pi[Install]
WantedBy=multi-user.target
Penjelasan:
- ExecStart: perintah untuk menjalankan exporter
- Restart=always: otomatis restart jika crash
- User: user yang menjalankan service (ganti jika bukan
pi)
3. Reload Systemd
Setelah membuat service, reload konfigurasi systemd:
sudo systemctl daemon-reexec
sudo systemctl daemon-reload
4. Aktifkan Auto Start Saat Boot
sudo systemctl enable starlink-exporter
5. Jalankan Service Sekarang
sudo systemctl start starlink-exporter
6. Cek Status Service
sudo systemctl status starlink-exporter
Jika berhasil, akan terlihat status:
active (running)
7. Uji Endpoint Metrics
Pastikan exporter berjalan dengan baik:
curl http://localhost:9817/metrics
Jika muncul data metrics, berarti exporter sudah berjalan dengan benar.
Tips Penting Agar Bisa Diakses dari Jaringan
Secara default, beberapa aplikasi hanya bind ke localhost. Untuk memastikan bisa diakses dari luar (misalnya oleh Prometheus), gunakan opsi:
ExecStart=/usr/local/bin/starlink-exporter --port 9817 --web.listen-address=":9817"
Ini akan membuat service listen di semua interface (0.0.0.0).
Perintah Penting untuk Manajemen Service
Stop service:
sudo systemctl stop starlink-exporter
Restart service:
sudo systemctl restart starlink-exporter
Melihat log:
journalctl -u starlink-exporter -f
Kesimpulan
Dengan menggunakan systemd, Starlink Exporter akan:
- Berjalan otomatis saat Raspberry Pi menyala
- Restart otomatis jika terjadi error
- Lebih stabil untuk kebutuhan monitoring jangka panjang
Setup ini sangat cocok digunakan bersama Prometheus dan Grafana untuk membangun sistem monitoring Starlink yang andal.